Balikpapan Menyambut Antusias Sosialisasi Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data

Jun 23, 2022

Sebagai upaya mensukseskan program Merdeka Belajar episode ke-19 yaitu Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan, Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD, Dikdas, dan Dikmen) melaksanakan sosialisasi Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data bagi pemerintah daerah, tenaga pendidikan dan pemangku kepentingan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada tanggal 09 Juni 2022.

Peserta yang turut menghadiri kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di Novotel Kota Balikpapan ini menyambut baik bahkan menyambut dengan antusias. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di 14 wilayah di Indonesia termasuk di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dr. Sutanto, S.H., M.A., Sekretaris Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai tindak lanjut dari kebijakan yang telah direncanakan oleh Mendikbudristek terkait dengan rapor pendidikan.

“Setelah Kemendikbudristek mengeluarkan rapor pendidikan, baik itu rapor pendidikan daerah maupun rapor satuan pendidikan. Daerah dan sekolah mengetahui performance dari masing-masing pendidikan, layanan dan kualitas pendidikan di satuan pendidikan maupun yang ada di pemerintah daerah,” tuturnya saat menghadiri kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah akan melakukan pendampingan bagaimana agar indikator-indikator yang menjadi target standar pelayanan pendidikan bisa diperbaiki di masing-masing wilayah satuan pendidikan.

“Sehingga kalau itu dilakukan secara berkelanjutan dalam memaksimalkan kualitas pelayanan dan peningkatan kualitas pendidikan bisa ditarget, sekian tahun itu kita harus bisa mencapai ini,” imbuhnya.

Oleh karena itu Sutanto berharap sosialisasi ini diharapkan menjadi perubahan perencanaan. Ia juga menghimbau seluruh pemda di kabupaten/kota dapat membiasakan untuk melakukan perencanaan pembangunan pendidikan berbasis data.

“Nah datanya dari rapor pendidikan itu, sehingga target-target yang ingin dicapai bisa terealisasi dalam waktu yang ditentukan,” katanya.

Tri Yuni Astuti Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur mengapresiasi kegiatan sosialisasi rapor pendidikan dan perencanaan berbasis data. Karena inilah yang ditunggu-tunggu oleh satuan pendidikan, dan lembaga pendidikan bahwa dengan adanya rapor pendidikan maka dimulainya perencanaan berbasis data. Oleh karena itu sinergisitas antara dinas pendidikan, kemudian Bappeda, dan Komisi I bidang pendidikan DPRD.

“Sungguh kegiatan ini sangat baik dalam rangka harmonisasi program pendidikan di antara pemangku kepentingan. Dari dinas pendidikan kabupaten kota yang ada di tiga provinsi ini, tentunya bisa menggunakan perencanaan berbasis data guna merencanakan program atau menyusun program-program yang akan datang sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di wilayah masing-masing,” kata Tri Yuni Astuti.

Ia berharap kedepannya bukan hanya pemangku kepentingan saja di pemerintah daerah yang mendapatkan kegiatan sosialisasi rapor pendidikan dan perencanaan berbasis data ini, tetapi sampai ke kepala sekolah, guru sehingga civitas sekolah benar-benar memahami kebijakan Merdeka Belajar yang saat ini sudah mencapai episode 19 dengan rapor pendidikannya.

Sementara itu Dr. Khairullah, M.Pd., Kepala LPMP Prov. Kalimantan Timur juga berharap Bappeda diharapkan dapat mensupport anggaran program yang telah disusun oleh dinas pendidikan. Sementara dari anggota DPRD di provinsi setempat dalam hal ini Komisi I Pendidikan juga harus mendukung program-program bahkan membantu mengawal perencanaan program berbasis data.

“Harapannya dengan program merdeka belajar yang luar biasa ini, dapat meningkatkan pendidikan di provinsi masing-masing bisa berjalan sesuai harapan, sehingga tidak ada lagi perbedaan mutu antara satu provinsi dengan provinsi lain. Oleh karena itu perlu tanggung jawab kita bersama, dalam hal ini kami selaku BPMP Provinsi Kalimantan Timur akan mengawal program yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Bappeda setempat,” imbuhnya.

Hj. Irma Yuwinda, S.T, M.Si., PLT. Kadis Pendidikan Kabupaten Kutai Timur menuturkan sosialisasi ini benar-benar sangat membantu bagi pemerintah Kutai Timur, terkhusus untuk bersinergi bersama dengan stakeholders antara Bappeda dan DPRD dalam menyelaraskan berbagai program terkait peningkatan mutu kualitas pendidikan terkhusus di Kabupaten Kutai Timur. Tanggapan positif juga datang dari Ronny Surya, S.T., Kasubbid Bappeda Kota Samarinda yang mengatakan jika sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan, terlebih Bappeda Samarinda sangat mensupport acara seperti ini sebagai koreksi dan evaluasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Share:
No Comments
Berikan komentar
Unduh FileSE Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021
UNDUH SEKARANG
logo

DIREKTORAT JENDERAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pasal 15 menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, diantaranya adalah merumuskan kebijakan peserta didik, sarana prasarana, dan tata kelola di bidang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan khusus, pendidikan keaksaraan, dan pendidikan kesetaraan.
KONTAK KAMI
KANTOR PUSATKompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
021-5725610
021-5725610
pauddikdasmen@kemdikbud.go.id
Mon - Fri 8.00 - 16.00
Copyright © 2020 Kementerian Pendidikan Republik Indonesia All rights reserved.